Tidak terasa, sudah hampir setahun saya bekerja di Aktiva.
Banyak sekali hal menarik yang saya lewati. Banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan. Banyak juga nasihat yang sebelumnya mungkin belum pernah saya dengar. Intinya, banyak hal baik yang saya dapatkan selama bekerja di sini. Mungkin nanti saya akan bercerita lebih lengkap tentang pengalaman satu tahun bekerja di Aktiva.
Tapi tentu saja, bekerja tidak selalu berisi hal-hal yang menyenangkan setiap hari.
Ada juga rasa bosan yang kadang muncul. Biasanya karena pekerjaan yang terasa repetitif, atau karena ritme kerja yang itu-itu lagi. Rasanya manusiawi juga sih. Mau pekerjaannya menyenangkan sekalipun, tetap saja ada momen ketika kita merasa jenuh.
Saya jadi ingat waktu awal bekerja dulu.
Waktu itu saya pernah bertanya kepada personal assistant Pak Bos, Mbak Zahro, apakah masih ada pekerjaan yang bisa saya bantu kerjakan atau tidak. Wkwk.
Saat ini keadaannya sudah berubah. Tanpa saya minta pun, pekerjaan selalu datang. Hehe.
Tapi meskipun pekerjaan sekarang cukup banyak, rasa bosan itu tetap tidak bisa sepenuhnya dihindari. Saya kadang tetap merasa bosan dengan pekerjaan yang ada. Mungkin karena beberapa hal terasa monoton atau repetitif. Saya juga tidak bisa berbohong kalau rasa itu memang ada.
Namun, belakangan ini saya mulai menemukan salah satu cara untuk mengatasinya.
Caranya justru dengan mengerjakan hal baru yang cukup jauh dari konteks pekerjaan utama saya sebagai product manager.
Ketika rasa bosan itu datang, biasanya saya mencoba mengalihkan fokus sejenak ke hal-hal yang berkaitan dengan pertanian. Kadang membuat tulisan sharing pertanian, kadang tanya-tanya ke Bang Aep atau Bang Indra terkait keadaan di sana, dan kadang juga kepikiran untuk melakukan sesuatu di Zeze Zahra Excellent Farm. Kalau sudah kepikiran, biasanya saya langsung assign tugasnya di aplikasi Sazara.
Oh iya, Sazara itu aplikasi manajemen pertanian yang dikembangkan oleh tim kami. Bahkan waktu pertama kali masuk kerja, aplikasi ini yang menemani saya dalam proses belajar supaya siap untuk handle project ke depannya. Kalau teman-teman penasaran, bisa mengunjungi sazara.id untuk informasi lengkapnya.
Saya masih ingat, waktu di kabin dan sedang ngobrol dengan Pak Bos, saya sempat mengajukan diri untuk membantu perencanaan pembuatan kolam budidaya keong.
Mungkin kalau teman-teman membaca ini agak heran. Product manager kok mengurus kolam keong? Wkwk.
Tapi justru dari hal-hal seperti itu, saya merasa seperti hidup kembali.
Aneh memang. Pekerjaannya bisa dibilang jauh dari jobdesc utama saya. Tapi ketika ikut memikirkan hal-hal yang berkaitan dengan Zeze Zahra, ada energi yang berbeda. Bukan malah terasa sebagai beban tambahan, tapi justru seperti ada ruang baru yang membuat saya lebih semangat.
Mungkin karena saya tidak hanya berhadapan dengan dokumen, fitur, validasi, atau koordinasi project. Tapi juga melihat sesuatu yang lebih nyata. Ada lahan. Ada tanaman. Ada ternak. Ada proses yang bisa dilihat langsung perkembangannya.
Dari situ saya merasa bahwa pekerjaan tidak selalu harus dimaknai dari satu peran saja. Meskipun jabatan saya product manager, ternyata ada banyak ruang lain yang bisa saya sentuh dan pelajari.
Kadang, justru hal-hal yang terlihat jauh dari pekerjaan utama bisa membantu saya kembali segar ketika harus menghadapi rutinitas pekerjaan yang lain.
Setelah mengurus atau memikirkan hal-hal kecil di Zeze Zahra, saya biasanya bisa kembali ke pekerjaan utama dengan perasaan yang lebih ringan. Semangatnya seperti diisi ulang. Mungkin bukan karena pekerjaannya berubah, tapi karena saya diberi kesempatan untuk melihat pekerjaan dari sudut yang berbeda.
Saya jadi belajar bahwa rasa bosan dalam bekerja tidak selalu harus dilawan dengan berhenti atau kabur dari pekerjaan itu. Kadang cukup dengan mencari variasi kecil, mencoba hal baru, atau mengambil bagian dalam sesuatu yang membuat kita merasa terhubung lagi.
Buat saya, Zeze Zahra Excellent Farm memberi ruang itu.
Ruang untuk belajar hal baru. Ruang untuk bertanya tanpa takut terlihat tidak tahu. Ruang untuk melihat bahwa pekerjaan bisa punya bentuk yang lebih luas dari sekadar apa yang tertulis di jobdesc.
Dan mungkin itu salah satu hal yang saya syukuri dari bekerja di Aktiva.
Saya tidak hanya diberi pekerjaan, tapi juga diberi ruang untuk belajar, mencoba, dan bertumbuh lewat hal-hal yang kadang tidak saya duga sebelumnya.
Hampir setahun ini rasanya cepat sekali. Dari yang awalnya masih bingung harus mengerjakan apa, sampai sekarang kadang bingung pekerjaan mana dulu yang harus diselesaikan, wkwk.
Tapi di antara semua dinamika itu, saya bersyukur. Karena ternyata rasa bosan pun bisa menjadi jalan untuk menemukan hal baru yang membuat saya kembali semangat.
Dalam kasus saya, salah satunya datang dari pertanian, dari Zeze Zahra, dan dari hal-hal kecil yang mungkin awalnya terlihat jauh dari pekerjaan utama saya.
Tapi ternyata, justru di situlah saya menemukan energi yang berbeda.



