Menggunakan AI untuk Mengurangi Distraksi

Belakangan ini merasa lagi kurang produktif banget yang disebabkan oleh distraksi yang terus menerus, entah karena ketika jam istirahat kerja scroll-scroll short YouTube dan keterusan, ataupun karena scroll-scroll mencari tontonan atau video content yang bisa didengarkan sambil mengerjakan pekerjaan.

Kemudian baca-baca artikel ataupun menonton konten tentang cara meningkatkan produktivitas. Sepertinya satu hari itu pasti seminimalnya ada 1 konten video atau bacaan yang saya baca terkait itu, karena memang benar-benar sudah di tahap mengganggu distraksinya. Tapi saya sendiri masih tidak bisa mengatasi itu, maka muncullah kebiasaan mencari konten yang bisa meningkatkan produktivitas itu.

Setelah menonton video ataupun membaca artikel tentang meningkatkan produktivitas, ketemu beberapa cara seperti menyugesti dengan mengatakan “Nanti 5 menit lagi”, yang katanya secara alam bawah sadar itu bisa menghilangkan hasrat untuk melakukan scrolling, dan memang iya berhasil.

Lalu, ada juga dengan menerapkan teknik pomodoro dengan setiap sesi 25 dan 5 menit istirahat. Akhirnya merasa oke dengan teknik ini karena bisa lebih sadar dalam 25 menit itu saya mengerjakan apa saja, tapi kebiasaan scrolling itu tetap tidak hilang jika sudah sekali saja kembali ke YouTube.

Karena semakin tidak terkendali sementara saya benar-benar butuh untuk fokus, mulailah mencari-cari cara “extreme” untuk menghentikan kebiasaan kurang baik itu. Kemudian menemukan beberapa cara terkait mengatasi kebiasaan scrolling media sosial, salah satunya bisa dengan menerapkan blocker atau ekstensi browser yang bisa digunakan untuk blokir website yang kita tuju.

Setelah mengetahui bahwa ada ekstensi dari browser yang bisa digunakan untuk memblokir website yang kita inginkan, kemudian saya mencari-cari dan membaca beberapa review ekstensi yang ada di Chrome Web Store dan sudah ketemu. Tapi sesaat kemudian terbesit ingatan dulu pernah baca artikel yang membahas kebocoran data yang disebabkan oleh ekstensi dari browser yang dipasang. Dari situ mulai dilema lagi, karena laptop yang sekarang digunakan itu digunakan harian untuk bekerja, jadi agak sedikit khawatir. Jadi masih mempertimbangkan untuk menggunakan pihak ketiga atau tidak, sementara saya butuh itu untuk membantu saya terhindar dari sumber distraksi.

Karena kekhawatiran itu, lalu saya bertanya ke AI apakah memungkinkan kalau saya buat ekstensi sendiri, kemudian katanya memungkinkan. Lalu saya meminta AI untuk membuatkan prompt yang bisa saya gunakan untuk mengenerate sebuah ekstensi browser yang bisa memblokir website yang saya mau, lalu dikasih lah prompt tersebut, dan kemudian saya paste ke GitHub Copilot di Visual Studio Code.

Gambar Hasil Prompting Copilot

Tanpa lama, GitHub Copilot memberikan output sesuai prompt dan saya langsung menguji ekstensi hasil generate tersebut. Dan ketika di-install, langsung berhasil dan berfungsi dengan baik.

Gambar Website Berhasil diblokir

Akhirnya, dengan bantuan AI satu problem yang selama ini mengganggu dan kekhawatiran terkait penggunaan sembarang ekstensi teratasi. Meskipun ekstensi sudah berfungsi dengan baik, tetapi jika tidak berkomitmen untuk mencegah distraksi ya, aplikasi tetap aplikasi. Berhasil atau tidaknya itu ya tetap kembali ke diri saya sendiri. Tapi, ya sudahlah, semoga dengan adanya tools ini bisa membantu, paling tidak saya sudah tidak bisa mengakses sumber distraksi lagi selama bekerja atau butuh fokus.

Mungkin dicukupkan sharing terkait pengalaman saya dalam menggunakan AI untuk menyelesaikan masalah yang ada di hidup kita. AI tidak menjadi hal yang buruk selama kita bisa bijak dalam menggunakannya.

Terima kasih sudah menyempatkan membaca, tunggu cerita selanjutnya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *